Get me outta here!

Minggu, 18 Februari 2018

UPAYA DAN PENCEGAHAN BIANG KERINGAT

Cara Mengatasi Dan Mencegah Penyakit Biang Keringat

Biang keringat atou dalam bahasa kedokterannya disebut denganmiliaria, sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Waloupun pada orang dewasa juga dapat di temukan. Biang keringat adalah suatu bentuk kelainan yang terjadi pada kulit akibat dari keringat yang berlebihan dan karena adanya sumbatan pada saluran kelenjar keringat.
Biasanya ditemukan pada daerah dahi, leher dan bagian tubuh lain yang tertutup pakaian dan bagian tubuh yang sering tertekan.


penyakit biang keringat
  • Gejalanya:
  • Timbulnya bintik-bintik kemerahan pada kulit.
  • Rasa gatal saat berkeringat.
  • Bisa timbul gelembung berisi cairan pada kulit.
  • Penyebabnya:
  • Udara yang panas dan lembap
  • Memakai pakaian yang tebal dan terlalu ketat.
  • Banyak melakukan aktivitas
  • Timbul setelah kita menderita demam
  • Cara mengatasinya:
  • Mandi dengan terarur.
  • Bila berkeringat, basuh dengan menggunanakan handuk lembut yang basah lalu tubuh di keringkan handuk lembut yang kering.
  • Berikan bedak tabur atou bedak kocok.
  • Tidak menggunakan pakaian tebal dan tidak menyerap keringat.
gejalapenyakitlo.blogspot.com › Cara mengatasi penyakit

UPAYA DAN PENCEGAHAN JERAWAT

PENYEBAB JERAWAT DAN CARA MENCEGAHNYA

Perawatan kulit wajah memerlukan perhatian khusus dalam menanganinya. Berbeda dengan kulit tubuh lainnya, wajah sangat adalah bagian tubuh yang sering terkena polusi. Selain itu kulit wajah juga memiliki banyak kelenjar lemak (kelenjar sebasea) yang menghasilkan asam lemak bernama sebum dan kelenjar keringat. Sehingga jika cuaca panas, keadaan panik atau terlalu lelah, kulit wajah akan mudah berminyak, berkeringat, lengket dan kotor.
Hasil gambar untuk UPAYA DAN PENCEGAHAN JERAWAT
Penyebab timbulnya jerawat adalah :  
  1. Adanya sumbatan di pori-pori kulit oleh sebum yang berubah menjadi padat
  2. Peningkatan produksi sebum akibat pengaruh hormonal, kondisi fisik, dan prikologis.
  3. Peningkatan populasi dan aktivitas Propionibacteri acnes karena bakteri ini terdapat di bawah muara kelenjar sebasea dan suka makan lemak sebum.
  4. Reaksi radang akibat serbuan sel darah putih ke sekitar kelenjar sebasea yang sudah mengalami bendungan dan akhirnya pecah.
Cara mencegahnya adalah :
  1. Bersihkan muka dari kosmetik sebelum tidur
  2. Hindari makanan manis dan berminyak
  3. Perhatikan gizi agar seimbang, konsumsi cukup vitamin C dan Vitamin E
  4. Hindari penggunaan kosmetik yang berminyak
  5. Berikan kulit perlindungan dari sinar matahari terutama pada musim panas
  6. Jangan begadang
  7. Jangan biarkan kotoran dan debu tinggal di permukaan kulit
  8. Selalu menjaga kebersihan wajah, dengan rajin membasuh muka dengan sabun yang cocok dengan PH kulit anda. Berwudhu pun juga termasuk terapi ampuh untuk mengurangi jerawat.
  9. Rajin berolahraga atau melakukan akitivitas fisik yang lumayan banyak menghasilkan keringat, hal ini terbukti sekali saat saya bekerja sebagai seorang pelaksana di sebuah perusahaan perkapalan dimana aktivitas kerja saya sangat banyak menghasilkan keringat yang ternyata berakibat positif untuk menurunkan tingkat keparahan jerawat saya.
  10. Rajin minum air putih. Tampaknya memang sederhana, tapi terapi ini benar benar manjur tidak hanya untuk masalah jerawat saja bahkan untuk penyakit penyakit berat lain sekalipun. Dengan bagusnya sistem “pengairan” di tubuh anda, maka darah anda ataupun organ lain tubuh anda akan bisa lebih “bersih” dan sehat sehingga akan mendukung proses penyembuhan anda dari jerawat atau penyakit lainnya.
  11. Hindari stress berlebihan karena bisa menjadi pemicu semakin banyaknya jerawat anda
Untuk mencegah agar jerawat anda tidak menjadi semakin parah, berikut ini adalah solusinya :
  1. Jangan memencet jerawat anda, apalagi jika tangan anda tidak bersih karena HANYA akan semakin meperparah jerawat anda bahkan bisa menimbulkan luka lain ataupun infeksi.
  2. Jika timbul luka, anda dapat mengoleskan Betadine untuk mencegah infeksi yang berkelanjutan.
  3. Cobalah menggunakan ramuan belimbing wuluh yang di tumbuk sampai halus seperti bubur lalu dicampur air garam secukupnya, Lulur ini juga berfungsi sebagai astringen yang akan membantu memperkecil pori-pori yang terbuka terlalu lebar.
  4. Hindari makanan berlemak dan perbanyaklah konsumsi vitamin C dan makanan yang mengandung zinc.
  5. Anda juga bisa melakukan penyembuhan alami untuk diri sendiri dengan terapi Reiki yang juga bermanfaat untuk membantu lebih awet muda dan memperhalus kulit.

UPAYA DAN PENCEGAHAN KANKER GINJAL

Kanker ginjal adalah suatu jenis kanker yang menyerang ginjal. Ginjal adalah organ di dalam tubuh yang berfungsi menyaring kotoran dari darah dan mengubahnya menjadi urine. Manusia memiliki dua buah ginjal yang terletak di kedua sisi pinggang di bawah tulang rusuk. Kanker biasanya menyerang salah satu ginjal saja.
Hasil gambar untuk UPAYA DAN PENCEGAHAN KANKER GINJAL
Kanker ginjal sebagian besar diderita oleh orang-orang yang telah berusia 50 tahun ke atas. Pada stadium awal biasanya tidak ada gejala yang dirasakan. Pada stadium lanjut, seseorang yang menderita penyakit ini dapat merasakan nyeri dan pembengkakan di sekitar area pinggang. Selain itu, gejala kanker ginjal bisa berupa:
  • Berubahnya warna urine menjadi kemerahan atau kecokelatan karena telah bercampur dengan darah.
  • Penurunan berat badan.
  • Kekurangan darah atau anemia.
  • Badan terasa lelah.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Keluar keringat di malam hari.
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Pembengkakan pembuluh darah di sekitar testis (jika kanker ginjal diderita oleh pria).
  • Demam tinggi.
Tingkat keparahan kanker ginjal secara umum ditandai dengan sistem TNM. Huruf T mengindikasikan seberapa besar jaringan kanker (tumor) telah tumbuh, di antaranya:
  • T1a (apabila diameter tumor masih kurang dari 4 cm).
  • T1b (apabila diameter tumor telah mencapai ukuran 4 sampai 7 cm).
  • T2 (apabila diameter tumor sudah lebih dari 7 cm namun belum menyebar keluar ginjal).
  • T3a (apabila tumor telah menjalar ke lapisan lemak di sekeliling ginjal atau telah menjalar ke kelenjar adrenal).
  • T3b (apabila tumor telah menjalar ke dalam pembuluh balik ginjal atau ke pembuluh balik utama/vena cava).
  • T3c (apabila penyebaran tumor telah melewati diafragma).
  • T4 (apabila penyebaran tumor telah melewati lapisan jaringan keras yang melindungi ginjal).
Sedangkan huruf N menandakan apakah kanker telah menyebar ke nodus limfa di dekat ginjal, di antaranya:
  • N0 (belum adanya sel kanker di dalam nodus limfa).
  • N1 (sel kanker sudah ada dalam satu nodus limfa).
  • N2 (sel kanker sudah ada dalam dua atau lebih nodus limfa).
Dan huruf terakhir, yaitu huruf M, menandakan apakah sel kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Berikut ini pembagiannya:
  • M0 (menandakan bahwa sel kanker belum menyebar ke bagian tubuh lainnya).
  • M1 (menandakan bahwa kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya).

Penyebab Kanker Ginjal

Kanker terjadi ketika sel-sel di dalam tubuh manusia tumbuh secara tidak terkendali. Pada kasus kanker ginjal, penyebabnya belum diketahui. Meskipun belum diketahui, ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker ginjal, di antaranya:
  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Memiliki anggota keluarga penderita kanker ginjal.
  • Merokok.
  • Penyakit hipertensi.
Selain faktor-faktor tersebut, kanker ginjal juga disinyalir bisa terjadi akibat efek samping pengobatan dialisis pada kasus gagal ginjal dan efek samping konsumsi obat pereda rasa sakit (misalnya obat-obatan golongan antiinflamasi nonsteroid), meskipun risiko ini sangat kecil.

Diagnosis Kanker Ginjal

Jika Anda merasakan gejala-gejala kanker ginjal, seperti nyeri terus-menerus di daerah pinggang dan kencing disertai darah, segera temui dokter untuk dilakukan pemeriksaan.
Dokter kemungkinan akan melakukan pengecekan darah dan urine terlebih dahulu untuk memastikan kondisi ginjal yang dialami oleh pasien. Artinya gejala yang dirasakan pasien belum tentu akibat kanker dan mungkin saja akibat batu ginjal atau infeksi ginjal lainnya.
Sama halnya seperti pemeriksaan sistoskopi, metode ini mungkin akan dilakukan jika dokter mencurigai darah dalam urine karena adanya masalah pada kandung kemih.
Jika ternyata penyebab gejala bukan karena infeksi, penyakit batu ginjal, atau kondisi-kondisi lainnya, maka dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan guna mendeteksi adanya kanker ginjal, seperti:
  • USG
  • Biopsi
  • CT scan dan MRI scan
  • Pemeriksaan X-ray

Pengobatan Kanker Ginjal

Metode penanganan kanker ginjal yang utama adalah melalui operasi. Ada dua macam operasi, pertama adalah nefrektomi. Melalui prosedur ini, dokter akan berusaha menghilangkan sel-sel kanker dengan mengangkat sejumlah bagian dari ginjal atau bahkan seluruhnya, tergantung dari besarnya diameter tumor.
Apabila diameter tumor masih kurang dari 4 cm, maka beberapa bagian dari ginjal yang terkena kanker akan dipotong oleh dokter. Sebaliknya, jika diameter tumor sudah lebih dari 4 cm, maka ginjal tersebut harus diangkat dan selanjutnya pasien akan hidup dengan satu ginjal.
Jenis penanganan yang lain adalah embolisasi. Prosedur ini dilakukan dengan cara menyuntikkan zat khusus ke dalam vena ginjal guna menghambat aliran darah. Dengan terputusnya pasokan nutrisi atau oksigen ke dalam ginjal, maka lambat laun tumor akan menyusut.
Selain itu, saat ini berbagai obat-obatan sedang dikembangkan untuk mengobati kanker ginjal, seperti:
  • Sunitinib. Obat ini bekerja dengan cara menghambat protein kinase (enzim yang membantu pertumbuhan sel kanker) sehingga perkembangan kanker dapat dihentikan.
  • Sorafenib dan pazopanib. Selain bekerja seperti sunitinib, yaitu menghambat enzim tirosin kinase, kedua obat ini juga mampu mencegah sel kanker menumbuhkan pembuluh darah.
  • Axitinib. Obat ini biasanya dijadikan alternatif oleh dokter apabila pemberian sunitinib atau pazopanib tidak efektif. Obat ini belum masuk ke Indonesia.
  • Temsirolimus dan everolimus. Kedua obat ini bekerja dengan cara menghambat atau mengganggu fungsi protein MTOR yang terdapat di dalam sel-sel kanker, sehingga jumlah sel kanker tidak makin banyak.
Selain penggunaan obat-obatan, cara-cara penanganan dalam kasus kanker ginjal juga meliputi:
  • Radioterapi. Meskipun prosedur yang menggunakan radiasi dari energi radioaktif ini tidak bisa mengobati kanker sepenuhnya, radioterapi mampu mengurangi nyeri yang dirasakan pasien dan dapat memperlambat perkembangan kanker.
  • Ablasi radiofrekuensi. Metode ini sering kali diterapkan dokter apabila tingkat keparahan kanker ginjal masih rendah (tahap awal). Di lain sisi, langkah ini ditempuh karena kondisi pasien tidak memungkinkan untuk dioperasi atau posisi kanker terlalu dekat dengan usus. Dalam metode ini, sel-sel kanker akan dimusnahkan oleh panas yang dihasilkan dari gelombang radio.
  • Krioterapi. Hampir sama seperti ablasi radiofrekuensi, krioterapi dilakukan jika kondisi pasien tidak memungkinkan untuk dioperasi, misalnya karena kurang fit atau ukuran tumor masih kecil. Pada metode ini, sel-sel kanker dibunuh dengan cara dibekukan.

Pencegahan Kanker Ginjal

Kita dapat meminimalkan risiko terkena kanker ginjal dengan cara menerapkan pola hidup sehat, seperti:
  • Berhenti merokok atau menghindari asap rokok.
  • Mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, seperti biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan, serta mengonsumsi makanan yang rendah lemak dan garam. Selain itu, perbanyak konsumsi ikan salmon, sarden, dan makarel karena kandungan vitamin D dalam minyak ikan dapat menurunkan risiko terkena kanker.
  • Lakukan olahraga secara rutin selama 2,5 jam dalam satu minggu, seperti aktivitas bersepeda, jalan cepat, berenang, atau lari.
Apabila Anda menderita obesitas, kurangi berat badan agar terhindar dari kanker ginjal dengan cara mengombinasikan latihan rutin dan konsumsi makanan sehat.

Prognosis Kanker Ginjal

Tingkat keberhasilan pengobatan dan jangka umur penderita kanker ginjal tergantung kepada agresivitas dan tingkat keparahan penyakit ini ketika terdiagnosis. Apabila kanker ginjal masih dalam fase awal saat terdiagnosis, maka peluang penderitanya untuk hidup lebih lama akan makin besar dibandingkan mereka yang kankernya telah memasuki fase menengah atau parah ketika terdiagnosis. Sering kali operasi pengangkatan ginjal mampu menuntaskan penyakit ini dan pasien dapat menjalani hidup sehat meski dengan satu ginjal.
Diperkirakan sebanyak hampir 90 persen penderita kanker ginjal tahap awal yang berhasil terdiagnosis dokter, dapat hidup sekurang-kurangnya lima tahun ke depan. Sedangkan pada kasus kanker yang sudah menyebar ke luar ginjal ketika terdiagnosis, penderita yang mampu hidup setidaknya 5 tahun ke depan diperkirakan mencapai 70 persen.
Harapan hidup tersebut dinilai lebih baik jika dibandingkan dengan kasus kanker ginjal yang terdiagnosis parah, yaitu ketika sel-sel kanker telah menggerogoti sejumlah organ tubuh lainnya. Peluang untuk bisa hidup setidaknya lima tahun ke depan diperkirakan hanya 10 persen saja.
http://www.alodokter.com/kanker-ginjal

UPAYA DAN PENCEGAHAN DIABETES INSIPIDUS'

Penyakit ini banyak di derita oleh kalangan atas atupun bawah, penyakit ini kebanyakan menjangkit orang dewasa. Diabetesadalah dimana kadar gula glikosa (gulokosa sederhana) didalam darah menjadi tinggi karena tubuh tidak dapat memproduksi. Penyakit diabetes dibedakan menjadi dua sepertia yang akan saha bahas dibawah ini yaitu diabetes Militus dan diabetes Insipidus.
Hasil gambar untuk UPAYA DAN PENCEGAHAN DIABETES INSIPIDUS'

PENYAKIT DIABETES MELITUS DAN DIABETES INSIPIDUS
PENGERTIAN
A.Diabetes Melitus
Diabetes mellitus atau penyakit gula atau kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang melebihi normal (hiperglikemia) akibat tubuh kekurangan insulin baik absolut mau pun relatif. Umumnya diabetes melittus disebabkan oleh rusaknya sebagian kecil atau sebagian besar dari sel-sel betha dari pulau-pulau Langerhans pada pankreas yang berfungsi menghasilkan insulin, akibatnya terjadi kekurangan insulin.
Disamping itu diabetes melitus juga dapat terjadi karena gangguan terhadap fungsi insulin dalam memasukan glukosa kedalam sel. Gangguan itu dapat terjadi karena :
     
Ø  Terlalu Bantak Minum Teh Manis
Mengkonsumsi teh manis berlebih setiap hari bisa menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi naik.
Ø  Kurang Berolahraga
Kurang olah raga akan membuat 
lemak dalam tubuh kita akan meningkat usahakan sehabis makan janganlah tidur karena akan terjadi penumpukkan karbohidrat itu dapat memicu  datangnya penyakit diabetes.
Ø  Keseringan minim minuman bersoda
Jangan terlalu Sering minum minuman bersoda karena biasanya minuman ini mengandung pemanis buatan yang akan meningkatkan kadar gula dalam darah.

Ø  Makan Gorengan
Gorengan ini salah satu pemicu datangnya penyakit diabetes karena mengandung kolesterol tinggi apalagi jajanan ini di beli di pinggir jalan yang minyak buat gorengya saja hitam pekat tandanya sudah berkali-kali di pakai tanpa di ganti  selain bisa menyebabkan penyakit kangker ternyata bisa menyebabkan penyakit diabetes juga hati-hatilah mengkonsumsi gorengan.

Ø  Rokok
Rokok semuanya mengakibatkan penyakit baik yang merokok ataupun yang hanya terkena asapnya, orang yang sering merokok lama-lama juga bisa terkena penyakit diabetes.

Ø  Makan makanan instan
Dalam makanan instan terdapat bahan pengawet, dan cepatnnya penggemukan itu jadi jangan terlalu banyak memakan makan instan.

Ø  Suka ngemil
Dengan suka mengemil akan ada penumpukan karbohidrat jadi akan memicu datangnya penyakit diabetes.

Ø  Kegemukan
Kegemukan memicu terjadinya diabetes karena terlalu banyak kolesterol dan kadar gula dalam tubuh yang banyak.



Berikut beberapa cara untuk mencegah penyakit diabetes melitus:
ü  Menjaga berat badan yang sehat
ü  Sering beraktivitas
ü  Rendah lemak dan gula
ü  Sering makn sayuran dan buah-buahan
ü  Melakukan diet yang seimbang
ü  Selalu mengecek kesehatan
ü  Mengontol tekanan darah teratur
ü  Sering berolahraga  sampai berkeringat

B. Diabetes Insipidus
Diabetes Insipidus adalah suatu kelainan dimana terdapat kekurangan hormon antidiuretik yang menyebabkan rasa haus yang berlebihan (polidipsi) dan pengeluaran sejumlah besar air kemih yang sangat encer (poliuri).
Diabetes insipidus terjadi akibat penurunan pembentukan hormon antidiuretik (vasopresin), yaitu hormon yang secara alami mencegah pembentukan air kemih yang terlalu banyak.
Hormon ini unik, karena dibuat di hipotalamus lalu disimpan dan dilepaskan ke dalam aliran darah oleh hipofisa posterior.
Diabetes insipidus juga bisa terjadi jika kadar hormon antidiuretik normal tetapi ginjal tidak memberikan respon yang normal terhadap hormon ini (keadaan ini disebut diabetes insipidus nefrogenik).

Þ    Pencegahan
a.    Lakukan lebih banyak aktivitas fisik
b.     Dapatkan banyak serat dalam makanan
c.     Makanlah kacang-kacangan dan biji-bijian
d.    Turunkan berat badan
e.    Perbanyak minum produk susu rendah lemak
f.     Kurangi lemak hewani
g.    Kurangi konsumsi gula
h.    Berhenti merokok
i.      Hindari lemak trans
j.      Dapatkan dukungan

Þ    Fase Penyembuhan
Pengobatan Medis
Yang dimaksud pengobatan medis adalah pengobatan dengan disiplin kedokteran. Obat medis dapat dibagi dalam beberapa golongan:
a.    Diabetes Melitus
ÿ         SulfonilureaULFONILUREA
Golongan ini dapat menurunkan kadar glukosa darah yang tinggi dengan cara merangsang keluarnya insulin dari sel b Pankreas.
ÿ        BiguanidIGUANID
Obat golongan biguanid bekerja dengan cara meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin yang diproduksi oleh tubuh sendiri.
ÿ        Acarbose
Acarbose bekerja dengan cara memperlambat proses pencernaan karbohidrat menjadi glukosa. Dengan demikian kadar glukosa darah setelah makan tidak meningkat tajam.
ÿ        Insulin
Insulin diinjeksikan sebagai obat untuk menutupi kekurangan insulin tubuh (endogen) karena kelenjar sel b pankreas tidak dapat mencukupi kebutuhan yang ada.

b.     Diabetes InsipidusDiabetes insipidus diobati dengan mengatasi penyebabnya.Vasopresin atau desmopresin asetat (dimodifikasi dari hormon antidiuretik) bisa diberikan sebagai obat semprot hidung beberapa kali sehari untuk mempertahankan pengeluaran air kemih yang normal. Terlalu banyak mengkonsumsi obat ini bisa menyebabkan penimbunan cairan, pembengkakan dan gangguan lainnya.
Suntikan hormon antidiuretik diberikan kepada penderita yang akan menjalani pembedahan atau penderita yang tidak sadarkan diri.
Kadang diabetes insipidus bisa dikendalikan oleh obat-obatan yang merangsang pembentukan hormon antidiuretik, seperti klorpropamidkarbamazepin,klofibrat dan berbagai diuretik (tiazid). Tetapi obat-obat ini tidak mungkin meringankan gejala secara total pada diabetes insipidus yang berat.
c.     Pengobatan Tradisional
Pengobatan tradisional, pengobatan dengan menggunakan bahan dari tanaman berkhasiat obat sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Secara umum paham ini disebut herbalisme, yaitu satu usaha memperbaiki fungsi tubuh dengan menggunakan bahan tumbuh-tumbuhan, baik berasal dari satu tumbuhan ataupun dari ramuan beberapa tumbuhan.

Cara mengobati diabetes secara alami dangan sayuran yang sering kita masak atau bisa juga sebagi lalapan dan dengan rempah-rempah yang mungkin sudah ada di kebun dekat rumah

ÿ        BuncisSayur buncis yang rasanya enak ini ternyata bisa menurunkan kadar gula dalam darah hingga batas normal karena zat-zat yang terkandung di dalamnya mampu meningkatkan produksi insulin.
Insulin adalah suatu hormon yang dihasilkan secara alamiah oleh tubuh kita dari organ tubuh yang dinamakan pankreas   yang fungsinya menurunkan kadar gula dalam darah, sebaiknya sering-seringlah mengkonsumsi buncis.
ÿ         MengkuduKhasiat mengkudu  dapat memperbaiki reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik caranya ambil 2 buah mengkudu yang sudah matang lalu parut dan peras dengan kain yang bersih dan minumlah sarinya.
ÿ        ParePare ini berkhasiat untuk memperbaiki sel beta pankreas caranya 200 g pare lalu kita jus dan minum airnya jangan terlalu sering meminumnya karena kalau terlalu sering minum jus pare bisa menyebabkan diare.
ÿ        BrotowaliBrotowali berkhasiat menghilangkan rasa sakit dan dapat menurunkan panas caranya ambil 6 cm batang brotowali dan akarnya cuci bersih potong dan rebus dengan air 3 gelas menjadi 2 gelas dan minumlah setelah makan bisa diminum setiap hari kalau masih merasakan sakit dan panasnya belun turun.
ÿ        GinsengGinseng ini sudah terkenal dapat meningkatkan stamina khasiat lainnya juga bisa menurunkan kadar gula dalam darah.
ÿ        Kayu manisKayu manis selain sebagai bumbu dapur berkhasiat menghambat radikal bebas yang dapat berbahaya bagi ketahanan tubuh usahakan sering menambahkan kayu manis dalam masakan kita sehari-hari.

C.   Perbedaan Diabetes Mellitus Dan Diabetes Insipidus
 Pada dasarnya penyakit diabetes mellitus dan diabetes insipidus hampir sama. Bedanya, pada urin yang dikeluarkan. Pada penyakit diabetes insipidus, urin tidak terdapat kandungan glukosa sama sekali, sedangkan diabetes mellitus terdapat kandungan glukosa. Selain itu, penderita diabetes insipidus tidak memiliki kandungan gula yang tinggi pada plasma darahnya.
http://www.websiteedukasi.com/2014/05/pencegahan-dan-pengobatan-penyakit.html